PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan bantaran sungai.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Palangka Raya, Fauzi Rahman, menegaskan bahwa penataan permukiman bantaran sungai menjadi fokus utama pemerintah saat ini.

Menurutnya wilayah Flamboyan, Puntun, dan Kereng Bangkirai menjadi prioritas dalam program penataan ini.

Kawasan-kawasan tersebut dikenal memiliki permukiman yang padat dan  kurang tertata dengan baik. Oleh karena itu, pemerintah berupaya untuk melakukan penataan yang komprehensif, mulai dari perbaikan jalan hingga peningkatan sarana kebersihan lingkungan.

"Kami fokus pada penataan permukiman bantaran sungai ini karena kami ingin menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat," katanya, Senin, 17 Februari 2025.

Selain itu pemerintah juga ingin meningkatkan potensi kawasan-kawasan ini agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian.

Program penataan permukiman bantaran sungai ini tidak hanya melibatkan perbaikan fisik lingkungan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat setempat.

Pemerintah akan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program, sehingga mereka dapat merasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap hasil pembangunan.

"Kami ingin masyarakat menjadi bagian dari solusi, bukan hanya objek pembangunan. Oleh karena itu, kami pasti melibatkan mereka dalam setiap tahapan program ini," ujarnya.

Dengan adanya program penataan permukiman bantaran sungai ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Flamboyan, Puntun, dan Kereng Bangkirai dapat meningkat secara signifikan. (HENDRI/J)