BORNEONEWS, Sukamara - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukamara bersama Kejaksaan Negeri Sukamara menggelar sosialisasi upaya preventif dalam tindak pidana korupsi pada Senin, 17 Februari 2025.
PJ Sekda Sukamara, Yofi Yudistira mengatakan bahwa untuk memberantas kejahatan korupsi yang semakin menjadi, maka diperlukan cara-cara baru yang lebih ekstra.
“Metode pemberantasan korupsi harus terus kita perbaiki dan terus kita sempurnakan,” ucap Yofi Yudistira saat membuka kegiatan di Balai Pelatihan Guru (BPG) Sukamara.
Menurut dia, penindakan tindak pidana korupsi jangan hanya menyesar peristiwa hukum yang membuat heboh di permukaan. Namun, dibutuhkan upaya-upaya yang lebih fundamental, lebih mendasar dan komprehensif yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.
“Upaya penindakan sangat penting untuk dilakukan secara tegas dan tidak pandang bulu, bukan hanya untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan memberikan efek menakutkan kepada yang berbuat, tetapi penindakan juga sangat penting untuk menyelamatkan uang negara dan mengembalikan kerugian negara,” ujarnya.
Yofi berharap, melalui kegiatan sosialisasi upaya preventif dalam tindak pidana korupsi, maka semua pihak di pemerintahan Sukamara dapat memahami dan menghindari korupsi.
“Selain itu juga dapat menyadari betapa pentingnya peran kita dalam memerangi permasalahan ini,” tukasnya. (NORHASANAH/j)









