SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit -  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Fahrujiansyah memastikan ketersediaan elpiji 3 Kg jelang Ramadan 1445 H. 

"Kami akan terus memastikan ketersediaan elpiji subsidi tetap aman, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri, di mana biasanya terjadi lonjakan konsumsi," ungkapnya, Senin, 17 Februari 2025.

Fahrujiansyah menyatakan bahwa pihaknya telah meningkatkan pemantauan terhadap agen dan distributor elpiji di wilayah Kotim. Salah satunya,  berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk memastikan kelancaran distribusi dan penggunaan elpiji sesuai peruntukan.  

Lebih lanjut, Fahrujiansyah mengungkapkan tim pengawasan juga akan memastikan agar elpiji subsidi 3 kg hanya digunakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya.

"Sesuai aturan, elpiji 3 kilogram hanya diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Kami akan terus memantau agar tidak ada penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak," tegasnya.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan mencegah kelangkaan yang kerap terjadi pada momen hari besar keagamaan.

DPKUKMP Kotim memastikan stok elpiji di Kotim saat ini aman.  Meskipun sempat terjadi kekosongan di akhir tahun 2024, pasokan kini telah kembali normal.

"Pantauan kami menunjukkan stok elpiji di agen-agen masih mencukupi. Bahkan, jika terjadi lonjakan permintaan, kami siap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pasokan tetap tersedia," tambahnya.

Namun ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian elpiji subsidi secara berlebihan dan tetap mematuhi aturan yang berlaku.

"Kami dari pemerintah daerah berharap, dengan adanya pengawasan ketat ini, ketersediaan elpiji subsidi tetap stabil dan dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," tutup Fahrujiansyah. (DEVIANA/j)