KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus berupaya meningkatkan keterampilan warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan Bimbingan Kerja (Bimker). 

Program ini mencakup berbagai bidang, seperti kerajinan tangan, otomotif, dan meubel, yang bertujuan membekali WBP dengan keterampilan produktif sebagai bekal setelah bebas. 

Dengan pelatihan ini, diharapkan mereka lebih siap menghadapi dunia kerja serta memiliki kesempatan untuk mandiri secara ekonomi.

Kepala Rutan Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa kegiatan Bimker merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan. 

"Kami berharap dengan adanya pelatihan ini, warga binaan dapat memiliki keterampilan yang bermanfaat dan mampu mandiri setelah kembali ke masyarakat," ujarnya, Senin, 17 Februari 2025.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga bertujuan membangun rasa percaya diri dan kedisiplinan para WBP. 

Melalui kerja sama dan praktik langsung, mereka diajarkan cara bekerja dalam tim serta mengelola waktu secara efektif. 

Hasil dari pelatihan ini nantinya dapat menjadi modal untuk membuka usaha mandiri maupun bekerja di sektor industri yang relevan.

Dengan adanya program Bimker ini, Rutan Kapuas tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai sarana menciptakan individu yang lebih produktif dan siap berkontribusi di masyarakat. 

"Diharapkan, keterampilan yang diperoleh selama masa pembinaan dapat menjadi bekal berharga bagi WBP dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas," pungkasnya. (DODI/j)