BORNEONEWS, Palangka Raya - Dandim 1016/Palangka Raya Kolonel Arh Jimmy Hutapea meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di Jalan Garuda, Palangka Raya.
Program Makan Bergizi Gratis, bagian dari program Presiden Prabowo Subianto menjangkau delapan titik sekolah PAUD, TK, dan SD di Palangka Raya. Peninjauan meliputi seluruh proses, dari persiapan di dapur sehat hingga pendistribusian makanan ke sekolah-sekolah, salah satunya SDN 6 Palangka di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 1.
Kodim 1016/Palangka Raya berperan aktif mendukung program nasional ini, terutama untuk SPPG Garuda yang baru mulai beroperasi. Kolonel Arh Jimmy Hutapea menyatakan komitmen Kodim dalam membantu komunikasi dengan pihak terkait untuk penyediaan sarana dan prasarana SPPG, mengawal operasionalnya, dan mendukung keberhasilan program tersebut.
"Kami membantu mengkomunikasikan dengan pihak terkait untuk sarana prasarana SPPG, mengawal keberlangsungan operasionalnya dan turut mendukung keberhasilan program yang baik ini," ujarnya, Senin, 17 Februari 2025.
Kolonel Jimmy menjelaskan bahwa teknis pelaksanaan program makan bergizi gratis sepenuhnya menjadi tanggung jawab SPPG, termasuk jumlah sasaran dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. SPPG bertanggung jawab atas pendistribusian makanan bergizi kepada siswa penerima manfaat.
Sebanyak 1.105 siswa dari delapan sekolah menerima manfaat program ini. Rinciannya adalah: Paud Homy School (68 siswa), TK Beringin IV (13 siswa), TK Putra (32 siswa), TK Bahalap M.H (50 siswa), TK Permata Hati (64 siswa), SD Santa Maria (364 siswa), SDN 2 Bukit Tunggal (204 siswa), dan SDN 6 Palangka (310 siswa).
Program ini memberikan makan bergizi gratis kepada siswa-siswi di sekolah tersebut, bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak-anak usia sekolah di Palangka Raya. Keberhasilan program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di wilayah tersebut.
"Dengan adanya dukungan dari Kodim 1016/Palangka Raya, diharapkan program Makan Bergizi Gratis ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi kesehatan dan pendidikan anak-anak di Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/j)









