BORNEONEWS, Sampit – Camat Baamang, Sufiansyah, bersama Kapolsek, Lurah, dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) memantau perkembangan program tanam jagung di Kelurahan Baamang Hulu, tepatnya di lahan pertanian milik Sutrisno di Jalan Walter Condrat.
Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal setelah 25 hari masa tanam sejak dimulai pada 21 Januari 2025.
“Kami terus memantau perkembangan tanaman jagung ini guna memastikan hasil yang maksimal. Dengan dukungan berbagai pihak, kami optimistis program ini akan berhasil,” ujar Sufiansyah, Selasa, 18 Februari 2025.
Program tanam jagung tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional. Program ini bertujuan untuk mendukung swasembada pangan di tahun 2025.
"Kami berharap masyarakat turut serta mendukung program ini dan dapat mengambil manfaatnya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut," ujarnya.
Lanjutnya, perkebunan jagung memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Dengan pengelolaan yang baik, hasil panen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Sufiansyah pun memberikan motivasi kepada para petani untuk terus semangat dalam mengelola lahan tanam jagung.
“Kita semua memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mengapresiasi semangat warga yang turut mendukung program ini,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)









