PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, bekerja sama dengan Pertamina, menggelar operasi pasar LPG di Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut Palangka Raya.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan gas LPG bagi masyarakat dan sekaligus sebagai upaya pengendalian inflasi. Operasi pasar tersebut dilaksanakan sebagai respon terhadap potensi kelangkaan dan kenaikan harga gas LPG di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Disperindagkop) Palangka Raya, Samsul Rizal, menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan bentuk komitmen Pemko Palangka Raya dan Pertamina dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi masyarakat.

"Kami berharap operasi pasar ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan gas LPG untuk keperluan sehari-hari.

Sebanyak 200 tabung gas LPG disalurkan kepada masyarakat melalui operasi pasar ini. Penyaluran gas LPG dilakukan dengan tertib dan transparan, memastikan setiap warga yang berhak mendapatkannya memperoleh jatah yang cukup.

Proses penyaluran gas LPG melibatkan petugas dari Disperindagkop dan Pertamina untuk mengawasi dan memastikan kelancaran distribusi.

Samsul Rizal menambahkan, operasi pasar LPG ini merupakan salah satu strategi Pemko Palangka Raya dalam mengendalikan inflasi. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok lainnya.

Selain operasi pasar, Pemko Palangka Raya juga melakukan berbagai upaya lain untuk menekan inflasi, seperti razia pasar dan pengawasan terhadap pedagang yang menaikkan harga secara tidak wajar. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

"Pemerintah berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi," pungkasnya. (PATHUR/H)