BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) akan menggelar operasi pasar LPG 3 Kg di enam kelurahan selama dua minggu ke depan.
Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan gas LPG bagi masyarakat dan meringankan beban ekonomi mereka. Operasi pasar ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan mencegah kelangkaan gas LPG.
Kepala DPKUKMP Palangka Raya, Samsul Rizal, mengumumkan jadwal operasi pasar tersebut. Operasi pasar akan dimulai pada Senin, 17 Februari 2024 di Kelurahan Langkai, dilanjutkan ke Kelurahan Panarung pada Selasa, 18 Februari 2024, Kelurahan Palangka pada Rabu, 19 Februari 2024, dan Kelurahan Pahandut pada Kamis, 20 Februari 2024.
"Selanjutnya, operasi pasar akan kembali digelar pada Senin, 24 Februari 2024 di Kelurahan Menteng dan diakhiri di Kelurahan Kalampangan pada Selasa, 25 Februari 2024," katanya, Selasa, 18 Februari 2025.
Setiap kelurahan akan mendapatkan distribusi sebanyak 200 tabung gas LPG 3 Kg. Operasi pasar di setiap kelurahan akan berlangsung selama dua jam, dimulai pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB.
Hal ini bertujuan untuk memastikan pendistribusian gas LPG berjalan tertib dan lancar, serta menjangkau sebanyak mungkin warga yang membutuhkan. Masyarakat diimbau untuk datang tepat waktu dan membawa identitas diri.
Samsul Rizal berharap operasi pasar ini dapat membantu masyarakat mendapatkan gas LPG 3 Kg dengan harga yang terjangkau. Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga gas LPG.
Pemerintah akan terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Selain operasi pasar, Pemerintah Kota Palangka Raya juga melakukan berbagai upaya lain untuk menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok, termasuk melakukan pengawasan terhadap distributor dan pengecer gas LPG.
"Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah praktik penimbunan dan penjualan gas LPG di atas harga eceran tertinggi (HET)," pungkasnya. (PATHUR/H)









