PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Pansus I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tommy Irawan, menyatakan bahwa rapat lanjutan membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tentang pemenuhan hak penyandang disabilitas telah digelar. Ia menekankan pentingnya penyelesaian Raperda ini mengingat semua provinsi di Indonesia telah memiliki peraturan daerah serupa.

Tommy Irawan menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan kelanjutan dari pembahasan sebelumnya. Dalam rapat kali ini, berbagai poin penting terkait Raperda tersebut dibahas secara intensif.

Ia menambahkan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pembahasan sepakat untuk terus melanjutkan pembahasan hingga Raperda tersebut disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

"Semua provinsi sudah memiliki perda tersebut. Dan tadi Biro Hukum dan Dinas Sosial Provinsi Kalteng sepakat bahwa Raperda ini harus terus dibahas sampai diparipurnakan menjadi sebuah Perda," kata Tommy Irawan, Selasa, 18 Februari 2025.

Hal ini menunjukkan komitmen kuat dari DPRD Kalteng untuk memastikan hak-hak penyandang disabilitas di Kalteng terlindungi dan terpenuhi.

Pembahasan Raperda ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Biro Hukum dan Dinas Sosial Provinsi Kalteng. Kehadiran mereka dalam rapat menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelesaian Raperda ini.

Masukan dan saran dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkaya isi Raperda agar lebih komprehensif dan efektif.

Raperda ini diharapkan dapat menjadi payung hukum yang kuat dalam melindungi dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas di Kalimantan Tengah. Aturan yang jelas dan komprehensif sangat dibutuhkan untuk memastikan kesetaraan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan.

Setelah melalui proses pembahasan yang intensif dan melibatkan berbagai pihak, Raperda ini akan dibawa ke sidang paripurna untuk disahkan menjadi Perda.

"Dengan demikian, Kalimantan Tengah akan memiliki payung hukum yang kuat untuk melindungi dan memberdayakan penyandang disabilitas, selaras dengan provinsi-provinsi lain di Indonesia," pungkasnya. (PATHUR/j)