BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya Khemal Nasery mengapresiasi kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Fairid Naparin dan Achmad Zaini, yang berencana menghapus acara seremonial guna mengalokasikan anggaran untuk kebijakan yang lebih pro rakyat.
Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen pemimpin daerah dalam mengutamakan kesejahteraan masyarakat dibandingkan dengan kegiatan yang sifatnya seremonial semata.
"Kebijakan prorakyat yang memiliki dampak langsung adalah kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan, akses terhadap layanan dasar, dan kualitas hidup," tuturnya, Selasa, 18 Februari 2025.
Beberapa contoh kebijakan tersebut, menurut Fraksi Golkar ini seperti subsidi atau bantuan modal bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha kecil dan menciptakan lapangan kerja.
"Layanan kesehatan gratis atau bersubsidi bagi masyarakat kurang mampu, meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah yang selama ini sulit dijangkau," tambahnya.
Serta memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik melalui beasiswa dan pembangunan maupun perbaikan jalan serta jembatan memperlancar mobilitas warga dan akses ekonomi.
"Jika kebijakan yang diambil oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palangka Raya lebih fokus pada pengalihan anggaran dari acara seremonial ke program yang langsung menyentuh masyarakat, maka dampak nyata yang bisa dirasakan adalah peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan infrastruktur," tutupnya. (MARINI/j)









