PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Palangka Raya Subandi menilai, pentingnya penanganan yang lebih serius dalam mengantisipasi bencana alam di wilayah setempat. 

"Hal ini menjadi perhatian mengingat daerah tersebut rentan terhadap berbagai bencana, seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, serta angin kencang," ujarnya, Selasa 18 Februari 2025.

Menurutnya, terdapat 5 poin yang dinilai penting dalam penanganan antisipasi bencana alam, yakni:

1. Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan

Mengingat Palangka Raya berada di daerah yang rawan kebakaran hutan, Subandi menekankan pentingnya upaya preventif, seperti pembuatan sumur bor, patroli rutin, serta sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya dan cara pencegahan kebakaran. 

2. Mitigasi Banjir

Curah hujan yang tinggi di sebagian wilayah Palangka Raya, penanganan terkait saluran drainase, normalisasi sungai, serta pembangunan sistem pengendalian banjir perlu menjadi prioritas. 

3. Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat

Pendidikan dan pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat sangat penting. Masyarakat yang siap menghadapi bencana dapat mengurangi potensi kerugian, baik materiil maupun korban jiwa. 

4. Kolaborasi dengan Instansi Terkait

Penanganan bencana memerlukan kerjasama antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan lembaga terkait lainnya, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). 

5. Pengelolaan Sumber Daya Alam dengan Bijak

Pengelolaan hutan dan lahan yang berbasis pada prinsip keberlanjutan akan membantu mengurangi kerentanan terhadap bencana alam. 

"Dengan langkah-langkah saya berharap penanganan bencana alam di Palangka Raya bisa lebih efektif, dan masyarakat dapat terhindar dari dampak bencana yang dapat merugikan kehidupan mereka," tutupnya. (MARINI/j)