PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 40 peserta dari berbagai kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kalimantan Timur telah mengikuti Workshop Usaha Kecil Menengah dan Koperasi atau UKMK Sawit. Mengusung tema "Pemberdayaan Perempuan dalam Mendukung Kemandirian Pangan dan Energi melalui Penguatan Kelembagaan UKMK Sawit di Kalimantan Timur (Kaltim)", acara ini berlangsung selama dua hari di Balikpapan.

Workshop ini diadakan oleh Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta atau AKPY 'STIPER' dan Sawit Center Indonesia dengan dukungan Badan Pengelola Dana Perkebunan atau BPDP.

"Acara ini bertujuan untuk mendorong masyarakat menuju kemandirian pangan dan energi melalui pemberdayaan perempuan. Peserta yang hadir berasal dari berbagai kelompok tani di Samarinda dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur," kata Direktur AKPY 'STIPER', Dr Sri Gunawan dalam rilisnya pada Rabu, 19 Februari 2025.

Sri menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan sumber daya manusia perempuan yang aktif, profesional, dan berjiwa wirausaha.

"Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk Desa Mandiri Pangan dan Energi serta meningkatkan minat dan kapasitas UKMK Sawit melalui pemberian pengetahuan dan keterampilan yang relevan," katanya.

Beberapa materi yang disampaikan dalam workshop ini mencakup pemberdayaan kelembagaan UKMK, konsep Desa Mandiri Pangan dan Energi, teknik analisis SWOT, pembuatan BMC (Bisnis Model Canvas), serta praktik-praktik kewirausahaan. Dr. Sri Gunawan berharap peserta dapat menerapkan ilmu yang telah diterima di rumah masing-masing dan menyebarkannya kepada kelompok tani lainnya.

--page

Selain itu, Kepala Divisi UKMK BPDP, Helmi Muhansah, juga menyampaikan bahwa BPDP memiliki berbagai program yang dapat dimanfaatkan oleh peserta workshop, seperti program beasiswa sawit, sarana dan prasarana, serta promosi dan kemitraan.

"Masyarakat dapat menjalin kerjasama dengan BPDP untuk mengembangkan usaha berbasis sawit," kata Helmi.
Workshop ini diharapkan dapat menghasilkan produk berbasis kelapa sawit yang dihasilkan oleh UKM di Kalimantan Timur. Dengan dukungan BPDP, produk-produk tersebut dapat dipromosikan dalam pameran-pameran di berbagai kota, sehingga membuka peluang lebih luas bagi pelaku UKMK di daerah tersebut. (TESTI PRISCILLA/Y)