BORNEONEWS, Kasongan - Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan mengingatkan warga agar selalu mewaspadai pergantian musim tahun 2016 ini. Pasalnya, biasanya saat pergantian musim bakal muncul berbagai macam penyakit, seperti diare, malaria, DBD dan lainnya.

"Iya sekarang hujan sudah mulai turun artinya sudah memasuki musim hujan. Pada pergantian musim inilah yang harus diwaspadai masyarakat, sebab biasanya akan muncul berbagai macam penyakit," sebut Kepala Dinas Kesehatan Katingan, Robertus Pamuriyanto, di Kasongan, Selasa (27/9/2016).

Menurutnya, yang harus diwaspadai di antara beberapa penyakit yang biasa muncul pada musim penghujan adalah malaria dan demam berdarah dengue (DBD). "Penyakit DBD ini yang paling berbahaya, makanya kita imbau kepada masyarakat agar meningkatkan kebersihan di lingkungan rumahnya masing-masing, sebab penyakit DBD ini adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegepty."

Biasanya, kata Robertus nyamuk penyebab DBD ini berkembangbiak pada bak penampungan air, atau kaleng bekas yang berair dan tempat-tempat penampungan air lainnya. Sedangkan ciri-ciri nyamuk penyebab DBD adalah berwarna hitan putih dan biasanya menggigit pada siang hari. "Nyamuk tersebut berkembangbiak di air jernih."

Selain Kecamatan Katingan Tengah, ujar Robertus, wilayah-wilayah yang selama ini endemis DBD, Kecamatan Tewang Sanggalang Garing, Katingan Hilir, Tasik Payawan, Kamipang dan Kecamatan Katingan Kuala.

"Selama ini hampir setiap tahun selalu ada warga Kabupaten Katingan yang terjangkit penyakit DBD ini," imbuhnya.

Sejumlah warga Komplek Perumahan Haing Jaya Kasongan berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PU Katingan agar memperhatikan kondisi drainase di komplek perumahan tersebut.

"Karena selama ini tidak jarang saluran got yang ada buntu karena tertimbun tanah oleh pemilik rumah, akibatnya beberapa rumah warga meski hujan hanya sebentar sudah tergenang air, kondisi ini menyebabkan banyak nyamuk," sebut Iwan warga Komplek Haing Jaya. (ABDUL GOFUR/N).