TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Camat Dusun Timur, Nina Marissa, memimpin langsung kegiatan gotong royong pemasangan lampu hias di median jalan dalam Kota Tamiang Layang, Kamis, 20 Februari 2025.

Kegiatan ini menjadi simbol sukacita dan kekompakan warga dalam menyambut bulan penuh berkah yang dinanti umat Muslim.

Nina Marissa menjelaskan, gotong royong tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Kabupaten Barito Timur, bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Dusun Timur, Pemerintah Desa Matabu, relawan gabungan dan masyarakat setempat. Pemasangan ornamen lampu hias dilakukan secara swadaya, mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat di tengah masyarakat.

Lampu-lampu hias beraneka warna kini mulai menghiasi sejumlah titik strategis di Kota Tamiang Layang, mempercantik suasana malam dan memperkuat nuansa religius menjelang Ramadan. Tak hanya memperindah lingkungan, pancaran cahaya dari ornamen ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang melintas.

“Pemasangan lampu hias ini kita lakukan secara swadaya atau gotong royong bersama Pemkab Barito Timur, Pemerintah Kecamatan, Pemdes Matabu, masyarakat, dan tim relawan. Semangat kebersamaan ini menunjukkan kekompakan warga dalam menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh sukacita,” ujar Camat Dusun Timur.

--page

Ia menambahkan, pemasangan ornamen lampu hias bukan sekadar untuk mempercantik kota, tetapi juga sebagai bentuk ungkapan syukur dan kegembiraan dalam menyambut bulan penuh ampunan. Nina menegaskan bahwa tradisi ini tidak hanya terbatas pada bulan Ramadan, melainkan juga akan diterapkan pada momen perayaan hari-hari besar keagamaan lainnya.

“Kami ingin menciptakan suasana yang hidup dan penuh semangat selama bulan Ramadan. Ke depan, saat perayaan hari besar keagamaan lainnya, kami juga akan melakukan kegiatan serupa untuk menjaga kebersamaan antarwarga dan menghormati keberagaman tradisi lokal,” jelasnya.

Selain memperkuat kebersamaan, Nina berharap kegiatan ini dapat meningkatkan semangat spiritual masyarakat dalam menjalankan ibadah selama Ramadan. Ia juga melihat momentum ini sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin solid dan hubungan sosial antarwarga semakin erat. Selain itu, suasana kota yang lebih hidup di malam hari bisa menjadi penyemangat bagi warga yang beribadah maupun beraktivitas sosial selama bulan suci,” imbuhnya.

Dengan gemerlap lampu hias yang kini mempercantik Kota Tamiang Layang, warga Dusun Timur menyambut Ramadan 1446 Hijriah dengan penuh antusias dan harapan. Suasana yang hangat dan harmonis ini menjadi cerminan nilai gotong royong dan solidaritas masyarakat dalam merayakan momen keagamaan yang penuh makna. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)