BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas kembali memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat melalui siaran Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas.
Pada kesempatan kali ini, edukasi kesehatan membahas tentang migrain atau sakit kepala sebelah, dengan narasumber dr. Erny Indrawati selaku Ketua Pokja Komunikasi dan Edukasi (KE) serta Popo Subroto selaku Koordinator Unit Promkes RSUD Kapuas pada Kamis, 20 Februari 2025.
Dalam pemaparannya, dr. Erny menjelaskan bahwa migrain berasal dari bahasa Yunani hemicrania, yang berarti nyeri kepala sebelah.
Penyebab utama migrain berkaitan dengan gangguan saraf di otak yang memicu nyeri berdenyut pada satu sisi kepala, baik kiri maupun kanan.
Nyeri ini bisa menyebar ke seluruh kepala dan sering kali disertai mual, muntah, gangguan penglihatan, serta kelemahan tubuh.
"Migrain bisa terjadi beberapa kali dalam setahun hingga beberapa kali dalam seminggu. Serangan ini umumnya berlangsung 1-2 jam, namun dalam beberapa kasus bisa bertahan lebih lama. Kondisi ini lebih sering dialami oleh wanita dibandingkan pria, terutama di usia 35-45 tahun," ujar dr. Erny.
Menurut WHO, sekitar 30 persen orang dalam rentang usia 18-65 tahun mengalami migrain. Kondisi ini juga memiliki hubungan erat dengan faktor hormonal.
"Sehingga lebih banyak dialami wanita, terutama saat pubertas dan menjelang menopause. Meski begitu, frekuensi serangan migrain cenderung menurun pada usia 50-60 tahun," ujarnya. (DODI/R)








