SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor tetap mengikuti retret kepala daerah di Magelang. Kabar tersebut terjawab setelah sebelumnya Halikinnor nampak mengenakan baju pakaian dinas lapangan (PDL) yang diberikan Mendagri lengkap dengan tanda pengenal bertuliskan peserta.

"Beberapa Kepala Daerah dari PDIP sudah memasuki area Kesatrian Akmil sejak tadi malam, terpantau bapak Pramono Anung Gubernur DKI Jakarta dan beberapa bupati/walikota termasuk Bapak Bupati Kotawaringin Timur H. Halikinnor," terang Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kotim Hary yang mendampingi Halikinnor, Sabtu, 22 Februari 2025.

Ia menerangkan, Halikinnor baru dropping logistik pukul 20.18 wib di tenda. Sehingga tidak sempat mengikuti gala dinner makan malam penyambutan di Gedung Jenderal Sudirman Akmil.

Lebih lanjut, Halikinnor melalui Hary menyampaikan bahwa dinamika politik hal yang wajar terjadi. Namun sinkronisasi, koordinasi dan komunikasi untuk layanan kepada masyarakat merupakan hal yang utama.

“Dinamika politik lumrah terjadi, namun yang terpenting adalah sinkronisasi, koordinasi dan komunikasi yang intens serta pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah yang utama. Dan bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan akhir. Hal yang terjadi belakangan adalah bagian dari demokrasi yang sifatnya konstruktif dan membangun," ujar Halikinnor melalui pesan singkat yang disampaikan Hary yang mendampinginya di Magelang.

Adapun, Halikinnor merupakan salah satu kepala daerah dari PDI Perjuangan. Semula keikutsertaannya dalam retret di Magelang masih dipertanyakan setelah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengeluarkan surat DPP PDIP Nomor 7294/IN/DPP/II/2025 pada 20 Februari 2025. Dalam surat tersebut, Megawati menginstruksikan seluruh kepala daerah dari PDIP untuk menunda mengikuti pembekalan atau retret di Akmil Magelang, Jawa Tengah.

Namun pada Jumat sore, 21 Februari 2025 tersebar foto Halikinnor mengenakan PDL yang merupakan seragam retret kepala daerah lengkap dengan tanda pengenal peserta. (DEWI PATMALASARI/j)