BORNEONEWS, Kobar - Pengendara sepeda motor Suzuki Shogun KH 2484 GJ, guru Yayat Rohayati (37) tewas ditabrak pengendara Toyota Avanza KH 1387 GG, Darso (36), warga Sungai Tendang Kecamatan Kumai, Selasa (27/9/2016), pukul 09.30 WIB. Yayat, warga jalan Pelita RT 1, RW 1 Kelurahan Candi, Kecamatan Kumai, sempat dirawat di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Pagi itu, korban mengendarai sepeda motor seorang diri melaju dari arah Pangkalan Bun menuju Kumai. Dari arah berlawanan, tepat di depan SMP Negeri 7, Darso mendahului kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi. Karena tak sempat menghindar, korban yang berada tepat di depan kendaraan Darso, terjungkal setelah motor yang dikendarainya beradu kuat dengan Avanza Darso.

"Korban terpental hingga 15 meter ke bahu jalan," ungkap Kasat Lantas Polres Kobar, AKP Asdini Pratama Putra, Selasa (27/9/2016) siang.

Usai tabrakan terjadi, korban kemudian ditolong warga setempat dan dilarikan ke RSUD Sultan Imanuddin. Namun sayang, akibat menderita luka parah di paha dan punggul, nyawa korban tidak tertolong.

"Korban meninggal dunia di Rumah Sakit," terang Kasat.

Polisi membawa Darso ke kantor Satlantas Kobar untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti sepeda motor dan mobil Avanza ikut diamankan di kantor polisi. Korban meninggal dunia kemudian dibawa ke rumah duka. (CECEP HERDI/N).