JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendukung pemajuan pangan lokal dalam program swasembada pangan.

“Kita mendukung tentu saja program untuk swasembada pangan dari pemerintahan Pak Prabowo, terutama di dalam pemajuan pangan lokal,” katanya dalam acara Pembukaan Sekolah Tani ke-II di Jakarta, Jumat.

Di dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, lanjut dia, pangan lokal menjadi objek pemajuan kebudayaan.

Saat ini, banyak sekali pangan lokal yang juga sudah menjadi bagian dari objek pemajuan kebudayaan.

Menimbang hal tersebut, Kementerian Kebudayaan disebut sangat berpotensi mendukung program-program pertanian yang berkaitan dengan budaya. Upaya diversifikasi pangan dan mengedepankan pangan-pangan lokal dinilai menjadi sangat penting.

“Misalnya, mereka makan produk kuliner dari bahan jagung, dari bahan sagu, dari bahan sorgum atau yang lain-lain. Ini akan menjadikan ada diversifikasi pangan juga dan pangan-pangan lokal ini akan semakin maju ke depan. Jadi, kita pasti akan berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian juga,” ungkap dia.

--page

“Pangan-pangan lokal itu menurut saya bisa menjadi sumber dalam upaya kita untuk mencapai swasembada. Jadi swasembada ini juga mungkin perlu kita artikan, selain memang ketersediaan dan kedaulatannya, karena diversifikasi ini juga kembali pengakuan terhadap pangan-pangan lokal, yang berbasis tidak hanya kepada beras, tapi ada yang jagung, ada yang sagu, dan juga ada yang lain-lain,” ucap Fadli yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI).

ANTARA