KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dalam rangka mempercepat swasembada pangan, sehingga  Kementerian Pertanian meluncurkan program Brigade Pangan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern.

Seruyan menjadi salah satu wilayah yang ditetapkan untuk program optimalisasi lahan pertanian guna memperluas area tanam dan meningkatkan hasil pertanian.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Seruyan, Albidinnor, menyatakan bahwa dalam mendukung percepatan swasembada pangan, telah dibentuk 10 Brigade Pangan di daerah tersebut.

“Di tempat kita telah dibentuk 10 Brigade Pangan. Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan optimal dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan secara nasional,” ujarnya, Jumat, 21 Februari 2025.

Hingga saat ini, Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada enam Brigade Pangan. Dukungan alsintan tersebut mencakup traktor roda dua, traktor roda empat, rice transplanter, dan combine harvester yang akan membantu petani dalam pengolahan lahan hingga masa panen.

“Dengan dukungan alat dan mesin pertanian ini, kita harapkan produktivitas hasil pertanian di Kabupaten Seruyan akan terus meningkat,” tambahnya.

Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Seruyan, sekaligus mendorong percepatan swasembada pangan nasional. (FAHRUL/R)