BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi II DPRD Palangka Raya Sumadi menekankan pentingnya upaya pencegahan terhadap bencana tanah longsor dan banjir di wilayah tersebut.
Ia mengingatkan, tindakan preventif sangat diperlukan untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.
"Harus ada langkah yang dapat diambil, untuk mencegah tanah longsor dan banjir seperti menjaga lingkungan sekitar, tidak mendirikan pemukiman atau fasilitas di area yang rentan terhadap bencana, dan melakukan penghijauan," tuturnya, Minggu, 23 Februari 2025.
Selain itu, penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan koordinasi dalam penanganan dini dan waspada terhadap banjir, terutama mengingat beberapa wilayah di Palangka Raya rentan terhadap luapan air sungai.
"Diharapkan risiko bencana tanah longsor dan banjir di Palangka Raya dapat diminimalisir, serta keselamatan dan kesejahteraan masyarakat terjaga," katanya.
Ia menambahkan, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam upaya pencegahan bencana seperti tanah longsor dan banjir. Pemerintah daerah, DPRD, serta masyarakat diharapkannya bekerja sama dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.
"Untuk itu perlu adanya sosialisasi dan edukasi memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tanda-tanda awal longsor dan banjir serta langkah-langkah evakuasi," pungkasnya. (MARINI/j)









