BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu mengecek kondisi alat-alat elektronik sebelum meninggalkan rumah.
Imbauan ini dikeluarkan menyusul terjadinya kebakaran yang disebabkan oleh korsleting listrik akibat charger handphone yang tertinggal di stop kontak, kejadian kebakaran yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Palangka Raya, menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat.
Kebakaran tersebut bermula dari charger handphone yang terhubung ke stop kontak tanpa terhubung ke handphone. Kondisi ini menyebabkan korsleting listrik dan akhirnya memicu kebakaran yang menghanguskan kasur di rumah tersebut.
Gloriana Aden menekankan pentingnya kebiasaan memeriksa semua alat elektronik sebelum meninggalkan rumah. Hal ini untuk mencegah terjadinya kebakaran yang serupa dan dapat meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa.
"Sebelum bepergian, pastikan semua alat elektronik sudah dicabut dari stop kontak," ujarnya, Senin, 24 Februari 2025.
Selain mengecek alat elektronik, Gloriana Aden juga menghimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan alat-alat elektronik. Hindari penggunaan alat elektronik yang sudah rusak atau mengalami kerusakan. Selalu pastikan alat elektronik dalam keadaan baik dan terawat.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya memasang alat pendeteksi asap (smoke detector) di rumah. Alat ini dapat memberikan peringatan dini jika terjadi kebakaran, sehingga dapat memberikan waktu untuk menyelamatkan diri dan harta benda.
"Smoke detector sangat penting untuk mendeteksi kebakaran sejak dini," tambahnya.
Gloriana Aden berharap masyarakat dapat lebih waspada dan proaktif dalam mencegah kebakaran. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan rutin, diharapkan kejadian kebakaran dapat diminimalisir dan keamanan serta keselamatan masyarakat dapat terjamin.
"Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/H)



