BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah Brigadir Jenderal Fakhrizal mengundang seluruh pemimpin redaksi (pemred) baik media cetak maupun online yang ada di Kalimantan Tengah. Semua kemudian bertatap muka di ruang rapat Kapolda, lantai II, Polda Kalteng, Selasa (27/9/2016).
"Ini untuk mempererat hubungan silaturahmi. Memang sebelumnya sudah rutin kita laksanakan," kata Fakhrizal di hadapan puluhan pewarta mulai dari pemred, kontributor, wartawan hingga koresponden.
Dia menuturkan, polisi selalu terbuka kepada publik. Bahkan informasi tidak ada yang ditutup-tutupi. Di sisi lain, Fakhrizal yang sudah menjabat selama 1,3 tahun ini juga berterimakasih kepada seluruh media karena selama bertugas semua hal dapat ditangani dengan baik.
"Ini akibat hubungan timbal balik keakraban kita. Saya ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan," ungkapnya.
Salah satu hal terbaru yang menjadi atensi Fakhrizal adalah kasus pembunuhan di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu. "Itu semua juga peran dari kawan-kawan media. Dengan tidak dibesar-besarkan, semua bisa dikendalikan," tuturnya.
Ketua PWI Kalteng Sutransyah mengatakan, suasana kondusif seperti ini harus dipertahankan. PWI juga mendukung penuh program Kapolri 100 hari kerja.
"Karena salah satu yang dilaksanakan yakni kemitraan dengan media. Kami mendukung aparat kepolisian untuk selalu menjaga situasi kondusif di Kalteng," ucap Sutransyah.
Dalam acara itu, Sutransyah didampingi sejumlah pimpinan redaksi termasuk Borneonews yang diwakili Redaktur Pelaksana Asep, memberikan buku putih berisikan nama-nama wartawan yang tergabung sebagai anggota PWI Kalteng. Kapolda kemudian menerima penyerahan itu. (BUDI YULIANTO/m)








