BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menjelang Ramadan 1446 Hijriah, sejumlah komoditas barang pokok di pasar tradisional, salah satunya di Pasar Indrasari Pangkalan Bun, terpantau masih stabil. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Alfan Khusnaini melalui Kepala Bidang Perdagangan, Muhamad Suhendra.
"Benar, beberapa harga komoditas barang pokok untuk sementara mengalami penurunan dibandingkan minggu lalu, seperti cabai rawit hijau, bawang putih, daging ayam ras (boiler), dan telur ayam ras, sementara komoditas barang pokok yang lain harganya masih sama dengan minggu yang lalu," ujarnya, Senin, 24 Februari 2025.
Pada awal Minggu ke IV Februari 2025, harga cabai rawit hijau Rp 64.000 turun menjadi Rp 60.000 kg, bawang putih dari harga Rp46.000 turun menjadi Rp45.000 kg, daging ayam ras (Boiler) dari Rp43.200 turun menjadi Rp42.000 kg.
Lalu, telur ayam ras dari harga Rp2.180 turun menjadi Rp2.100 butir. Sementara untuk komoditas barang pokok yang lain masih stabil. Meski begitu, menjelang bulan suci ramadan ini, pihaknya akan terus mengawasi harga barang pokok dan barang penting (bapokting) di sejumlah pasar tradisional di Kobar.
--page
"Semoga, harga komoditas barang pokok ini tetap stabil dan meskipun di saat mendekati Ramadan nanti terjadi kenaikan harga, namun kenaikan harga komoditas barang pokok tersebut masih dalam batas-batas kewajaran. Kami akan tetap terus memantau,” tutup Suhendra. (NURITA/Y)









