SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sampit meraih juara futsal Piala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), setelah membungkam perlawanan SMA Taruna Jaya dengan skor 7 - 2.

Kemenangan meyakinkan SMAN 2 tersebut diraih setelah mereka menunjukkan permainan syarat strategi sejak awal laga. Hingga, akhirnya bisa meraih hasil meyakinkan dan berhasil mengamankan titel juara tersebut. 

"Untuk peraih juara 1 yakni SMAN 2 Sampit, juara 2 SMA Taruna Jaya, dan juara 3 bersama yakni SMKN 3 dan SMAN 4 Sampit," ujar Ketua Panitia Piala Disdik Kotim Indra Jaya Andut, Senin, 24 Februari 2025. 

Andut menjelaskan, turnamen antar pelajar tersebut merupakan agenda Asosiasi Futsal Kotim (AFK), demi memberikan wadah bagi para pelajar untuk menunjukkan bakatnya dalam bermain futsal. 

Turnamen tersebut juga diharapkan bisa memberikan pelajaran kepada para pelajar seperti apa peraturan pertandingan standar. Sehingga, saat mereka nantinya mengikut turnamen tingkat provinsi hingga nasional tidak kaget lagi. 

Selain itu, panitia juga menerapkan waktu 2x20 menit bersih di babak final. Sebagai sebuah tolak ukur bagi para pemain, sehingga nantinya mereka bisa mengetahui fisik dan kemampuan mereka. 

--page

"Kedepannya kami akan terus berupaya untuk menggelar turnamen yang lebih besar dan lebih banyak lagi pesertanya. Terutama tingkat pelajar seperti yang ada saat ini," kata Andut. 

Turnamen tersebut diikuti sebanyak 16 tim dari SMA, SMK, dan MA sederajat di Kotim. Tim yang mendaftar dibagi menjadi 4 grup, dengan sistem setengah kompetisi. 

Dalam turnamen tersebut juga diumumkan suporter terbaik, yakni SMA Taruna Jaya. Begitu juga dengan pencetak gol terbanyak, kiper terbaik, dan pemain terbaik. 

Sementara itu, Sekretaris AFK Kotim Adi Wahyudi mengatakan, dirinya sangat antusias dengan turnamen yang telah terselenggara ini. Karena, melihat permainan kedua tim di partai final tersebut menunjukkan hal yang sangat positif bagi kemajuan olahraga futsal di daerah ini. 

"Memang skornya cukup mencolok, namun kedua tim sudah menunjukkan kualitas. Terutama dalam hal bermain futsal moderen. Saya harap ini terus terjaga, hingga futsal Kotim terus maju baik di lingkup provinsi maupun nasional nantinya," harap Yudi, sapaan akrabnya. (DEWI PATMALASARI/Y)