PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng berjanji akan melakukan upaya pengendalian inflasi dalam menghadapi bulan Ramadan 1445H.

“Menghadapi bulan Ramadan, Pemprov Kalteng bersama Pemerintah Kabupaten/Kota akan berupaya menjaga inflasi agar terkendali dan masyarakat bisa menikmati harga yang wajar,” ungkap  Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas Elko usai rakor bersama Kemendagri, Senin, 24 Februari 2025.

Sementara itu, dalam rakor Plh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik, M Habibullah mengingatkan inflasi pada Ramadan tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan lima komoditas memberikan andil inflasi terbesar pada bulan Ramadan tahun 2024 lalu adalah telur ayam ras, daging ayam ras, beras, cabai rawit, dan bawang putih.

“Telur ayam ras mengalami inflasi hampir di seluruh kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen (IHK), tepatnya pada 148 kabupaten/kota IHK,” ungkapnya.

Habibullah mengatakan hanya terdapat dua kabupaten/kota yang deflasi. Sedangkan untuk cabai rawit, terdapat 111 kabupaten/kota IHK yang mengalami inflasi. (HERMAWAN DP/j)