PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Disperindagkop dan UKM Pulang Pisau Elieser Jaya menyampaikan, pasar penyeimbang yang dilaksanakan pada 20 - 27 Februari 2025, menjual sejumlah komoditi bahan kebutuhan pokok dan harganya sudah disubsidi oleh pemerintah. Pasar penyeimbang digelar di 15 titik lokasi yang tersebar di 8 kecamatan.

“Seperti beras premium 10 kg harga Rp.170.000 mendapat subsidi Rp.70.000 dan masyarakat yang akan membeli cukup menyediakan uang Rp.100.000,” kata Elieser, Senin, 24 Februari 2025.

Selain itu, komoditi telur harga pasaran Rp.34.000 per kg mendapat subsidi Rp.10.000 sehingga masyarakat cukup membeli dengan harga Rp.24.000.

Minyak goreng kemasan 1 liter, Rp.19.000 mendapat subsidi Rp.6.000 sehingga masyarakat yang akan membeli cukup dengan harga Rp.13.000. Kemudian gula curah Rp.19000 per kg mendapatkan subsidi Rp.6.000, masyarakat cukup membeli dengan harga Rp.13.000.

“Total barang yang disediakan dalam pasar penyeimbang, beras 50 ton, gula 30 ton, minyak goreng 30 ton dan telur  6 ton,” ujar Eliser.

Elieser mengatakan, pasar penyeimbang terlaksana atas kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Dinas Perindagkop dan UKM setempat, didukung TNI, Polri, Kejaksaan serta pihak Bulog Cabang Kapuas. (RETHA/j)