TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dalam rangka menyemarakkan suasana Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Barito Timur memasang lampu hias di Kota Tamiang Layang dan Ampah. Pemasangan lampu ini tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga diharapkan menambah semarak bulan suci bagi masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Perkim Barito Timur, Yumail J Paladuk, menjelaskan bahwa pemasangan lampu hias ini merupakan instruksi langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur. Proses pemasangan melibatkan kolaborasi dengan pemerintah kecamatan, Karang Taruna, dan relawan gabungan di bawah koordinasi Dinas PUPR Perkim.

“Ini atas perintah Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur. Kami dari Dinas PUPR Perkim, didukung pemerintah kecamatan, Karang Taruna, dan relawan, melaksanakan pemasangan lampu hias ini untuk menyemarakkan suasana Ramadan dan Idulfitri,” kata Yumail, Senin, 24 Februari 2025.

Untuk kebutuhan tersebut, Dinas PUPR Perkim menyiapkan berbagai material seperti LED street light, selang, klem, isolasi, konektor, adaptor, kontroler, stopkontak, kotak pengaman, serta komponen pendukung lainnya. Seluruh peralatan ini dirancang agar dapat digunakan kembali dalam momen-momen besar lainnya.

“Lampu-lampu ini akan menjadi aset inventaris Dinas PUPR Perkim. Jadi, nanti saat Natal dan Tahun Baru, kita bisa memanfaatkannya kembali tanpa perlu pengadaan baru,” tambah Yumail.

Sementara itu, Koordinator Penerangan Jalan Umum (PJU), Septeriady Ngubel, menjelaskan rincian pemasangan lampu hias di dua kota tersebut. Di Tamiang Layang, lampu hias dipasang sepanjang median jalan utama, dengan aneka bentuk dan warna yang terkoneksi langsung ke jaringan PJU. Selain itu, dua jembatan ikonik di kota ini, yakni Jembatan Baruh Pinang dan Jembatan Sirau, juga dipercantik dengan lampu hias berbentuk penjor.

“Sedangkan di Ampah, lampu hias dipasang mulai dari terminal hingga bundaran Ampah. Untuk jalur ini, sambungan lampu dihubungkan ke rumah-rumah warga. Namun, khusus di area bundaran, sambungan lampu terkoneksi langsung ke jaringan PJU,” jelas Septeriady.

Dia menambahkan, pemasangan lampu hias ini tidak hanya untuk memperindah kota selama Ramadan dan Idulfitri, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih hidup dan menarik bagi masyarakat yang melakukan aktivitas malam hari, seperti ngabuburit, berbelanja takjil, hingga pelaksanaan salat tarawih berjemaah.

“Harapannya, suasana Ramadan menjadi lebih meriah dan warga bisa merasakan kenyamanan serta keamanan saat beraktivitas di malam hari,” ujarnya.

Pemasangan lampu hias ini mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Beberapa warga mengaku senang dengan suasana kota yang lebih semarak dan penuh warna. Selain memperindah kota, lampu hias ini juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi anak-anak dan remaja yang memanfaatkan momen ini untuk berswafoto di sekitar area yang dipasangi lampu.

Dengan adanya lampu hias ini, pemerintah berharap suasana Ramadan dan Idulfitri di Barito Timur semakin hidup dan menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)