BORNEONEWS, Palangka Raya - Pada bulan Desember 2024, sektor angkutan udara Indonesia mencatat peningkatan signifikan dalam frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang.
"Data menunjukkan bahwa jumlah penumpang angkutan udara meningkat sebesar 21,69 persen, dari 110.253 orang pada November 2024 menjadi 134.167 orang pada Desember 2024," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti pada Selasa, 25 Februari 2025.
Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh lonjakan jumlah penumpang yang berangkat, tetapi juga oleh peningkatan jumlah penumpang yang datang.
"Secara spesifik, jumlah penumpang berangkat mengalami peningkatan sebesar 28,24 persen, sedangkan jumlah penumpang datang naik sebesar 14,97 persen. Hal ini mencerminkan tren positif dalam industri penerbangan yang terus pulih dan berkembang," terang Agnes.
Selain peningkatan jumlah penumpang, frekuensi penerbangan juga mengalami kenaikan.
"Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah penerbangan di bulan Desember 2024 mengalami peningkatan yang mencolok. Hal ini menunjukkan adanya permintaan yang tinggi terhadap layanan transportasi udara di Kalteng," katanya. (TESTI PRISCILLA/j)









