KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Anggota Komisi III DPRD Kapuas meninjau langsung kondisi jembatan Terusan Raya, Kecamatan Bataguh, yang ambruk saat masih dalam tahap pengerjaan.

Peninjauan pada Senin, 24 Februari 2025 ini dilakukan bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk melihat dampak kejadian tersebut dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Kapuas, Saferaniansyah, menyampaikan keprihatinannya atas musibah ini setelah melihat langsung kondisi jembatan yang roboh. 

Meski demikian, ia tetap bersyukur karena warga masih memiliki jalur alternatif melalui sungai. 

"Kelotok kecil masih bisa melintas, sementara kelotok besar atau kapal yang lebih besar dapat melewati sungai di Desa Tahai maupun Laut Batanjung, meskipun dengan jarak yang lebih jauh," ujarnya.

Ia mengapresiasi komitmen pihak rekanan yang akan segera menyelesaikan proses pengangkatan rangka jembatan.

"Kami mengapresiasi pihak rekanan yang berkomitmen untuk menyelesaikan pengangkatan rangka jembatan dalam waktu 5 hingga 10 hari ke depan. Harapannya, proses ini bisa berjalan sesuai target agar akses transportasi air kembali lancar," harapnya.

Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dan ada langkah antisipasi yang lebih baik dalam pembangunan infrastruktur. (DODI/j)