PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Volume arus barang yang menggunakan angkutan udara telah mengalami peningkatan signifikan sebesar 27,48 persen. Berdasarkan data yang diperoleh, peningkatan ini mencerminkan tren positif dalam pengangkutan barang melalui jalur udara. Penambahan volume ini mencakup berbagai jenis barang yang dimuat dan dibongkar di berbagai bandara.

"Secara rinci, peningkatan terjadi pada volume barang bagasi yang dimuat dan dibongkar, yang masing-masing naik sebesar 42,05 persen dan 20,67 persen. Hal ini menunjukkan peningkatan permintaan terhadap pengiriman barang bagasi melalui pesawat udara, baik untuk keperluan pribadi maupun komersial. Tidak hanya itu, efisiensi proses penanganan barang di bandara juga berkontribusi terhadap peningkatan ini," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng, Agnes Widiastuti pada Selasa, 25 Februari 2025.

Selain barang bagasi, volume barang bukan bagasi yang dibongkar dan dimuat juga mengalami kenaikan yang signifikan.

"Volume barang bukan bagasi yang dibongkar naik sebesar 27,71 persen, sementara yang dimuat naik sebesar 19,50 persen," katanya.

Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan dalam manajemen logistik dan distribusi barang yang lebih baik melalui angkutan udara.

"Dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, kata Agnes, frekuensi penerbangan pada Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar 54,20 persen, yaitu dari 893 penerbangan pada Desember 2023 menjadi 1.377 penerbangan pada Desember 2024," jelas Agnes. (TESTI PRISCILLA/j)