PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Neraca perdagangan internasional Kalimantan Tengah pada Desember 2024 tetap menunjukkan nilai yang positif atau surplus. Nilai surplus perdagangan luar negeri pada Desember 2024 mengalami peningkatan sebesar 17,51 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$352,42 juta menjadi US$414,12 juta.

"Namun, apabila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, nilai surplus perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah pada Desember 2024 mengalami penurunan sebesar 24,21 persen, dari US$546,41 juta menjadi US$414,12 juta," kata Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalteng, Agnes Widiastuti pada Selasa, 25 Februari 2025.

Secara kumulatif, katanya, terjadi penurunan nilai surplus perdagangan Kalimantan Tengah sebesar 19,36 persen, yaitu dari US$4.916,97 juta pada Januari-Desember 2023 menjadi US$3.965,12 juta pada Januari-Desember 2024. Penurunan ini menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan bulanan, nilai surplus tahunan tetap mengalami penurunan yang signifikan.

"Faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan ini antara lain adalah menurunnya nilai ekspor beberapa komoditas utama Kalimantan Tengah, seperti batu bara, minyak kelapa sawit, dan produk pertanian lainnya. Selain itu, penurunan nilai impor juga turut mempengaruhi kinerja neraca perdagangan secara keseluruhan," jelasnya.

Namun demikian, peningkatan surplus bulanan pada Desember 2024 menunjukkan adanya upaya untuk memperbaiki kondisi perdagangan luar negeri. Peningkatan ini dapat menjadi sinyal positif bagi perekonomian Kalimantan Tengah, terutama jika dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada bulan-bulan berikutnya. (TESTI PRISCILLA/j)