KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan, mengingatkan calon jemaah haji atau CJH untuk memperhatikan kondisi kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci. 

Ia menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan guna mengidentifikasi dan mengendalikan faktor risiko yang dapat memengaruhi kelancaran ibadah haji.

"Pemeriksaan kesehatan sangat diperlukan agar jemaah mampu menjalankan rukun dan wajib haji tanpa membahayakan diri sendiri maupun orang lain," ujarnya, Selasa, 25 Februari 2025.

Dari hasil pemeriksaan selama ini, kata dia ditemukan banyak jemaah yang memiliki penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit jantung. 

Oleh karena itu, ia mengimbau jemaah untuk memahami faktor risikonya, terutama yang bisa dimodifikasi seperti kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi garam dan lemak berlebih, obesitas, konsumsi alkohol, serta stres.

--page

Selain itu, dr. Tonun juga mengingatkan agar jemaah mewaspadai risiko penyakit menular seperti tuberkulosis, cacar, pneumonia, kolera, MERS-CoV, dan meningitis yang bisa timbul saat berinteraksi dengan banyak orang. 

"Jagalah kebersihan diri dan selalu ikuti arahan petugas kesehatan agar ibadah dapat berjalan lancar dan aman," pesannya. (DODI/Y)