PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggiatkan pengawasan lapangan sebagai upaya menjaga alur distribusi gas elpiji khususnya tabung tiga kilogram  tetap aman.

"Kegiatan pengawasan ini sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan elpiji, khususny menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah," terang Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disdagperin Kalteng Maskur di Palangka Raya, Selasa, 25 Februari 2025.

Dia menyampaikan, secara berkala dan berjenjang melakukan kunjungan lapangan sekaligus pengawasan ke Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta lainnya.

Disdagperin Kalteng berupaya agar alur pendistribusian berjalan lancar, hingga ketentuan penjualan sesuai harga eceran tertinggi (HET) dapat diikuti mengacu pada ketentuan yang berlaku.

"Adapun ketersediaan elpiji di daerah kita terutama saat bulan Ramadhan dipastikan lebih dari cukup," ujarnya.

Dia menjabarkan, untuk stok elpiji tiga kilogram di SPBE yakni alokasi sekarang itu 19.600 tabung per hari, dan mulai kemarin ada penambahan kuota sebanyak 6.720 tabung per hari, sehingga sampai tanggal 27 Februari kuota menjadi 26.320 tabung per hari.

"Ini ketersediaan bukan hanya untuk Palangka Raya, juga meliputi Kabupaten Katingan, Pulang Pisau, Kapuas, serta Gunung Mas," jelasnya.

Pihaknya berupaya mengawal pendistribusian elpiji khususnya tabung tiga kilogram agar terlaksana dengan baik. Diharapkan pendistribusian dari pangkalan bisa langsung ke masyarakat.

Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga menyelenggarakan operasi pasar  gas elpiji tiga kilogram bersubsidi yang menyasar Palangka Raya sebagai upaya mempermudah akses warga.

"Pertamina menyediakan 1.600 tabung dalam operasi pasar ini, sebagai upaya menjaga ketersediaan bagi masyarakat," kata Pjs Area Manager Communication & CSR Regional Kalimantan Risky Diba Avrita.

Menurut dia, operasi pasar sebagai wujud kolaborasi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dalam menjaga saluran distribusi elpiji tiga kg bagi masyarakat.

"Masyarakat yang berhak dapat hadir dengan membawa KTP sesuai prosedur untuk pembelian elpiji subsidi tiga kg,” terangnya.

Pelaksanaan operasi pasar ini digelar berkolaborasi bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perindustrian (Disperindag) Pemerintah Kota Palangka Raya menyasar delapan kelurahan.