PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Soekarno, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sekitar pukul 05.00 WIB, Rabu, 26 Februari 2025. 

Sebuah mobil Kijang menabrak mobil Ayla yang sedang terparkir di bahu jalan setelah pengemudi berusaha menghindari seekor kucing yang tiba-tiba menyeberang. Kejadian ini tidak mengakibatkan korban jiwa, namun mobil Kijang mengalami kerusakan parah dan terperosok ke parit.

Insiden bermula ketika mobil Kijang yang dikemudikan oleh Satria Utama (21) melaju dari arah Jalan RTA Milono menuju Kabupaten Kasongan. Saat melintas di depan Kampus III Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), seekor kucing tiba-tiba muncul dan menyeberang jalan. Mengejutkan pengemudi, Satria berusaha menghindar dengan membanting setir ke kanan.

Upaya menghindar tersebut justru membuat mobil Kijang lepas kendali. Mobil yang melaju dengan kecepatan sedang tersebut akhirnya menabrak mobil Ayla yang terparkir di sisi jalan.

Akibat benturan tersebut, mobil Kijang terpental dan terperosok ke dalam parit di sisi Jalan Soekarno. Beruntung, baik Satria maupun temannya yang berada di dalam mobil selamat dari kecelakaan ini tanpa mengalami luka serius.

Satria menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ia dan temannya baru saja selesai mencari makan dan hendak menuju Kabupaten Kasongan untuk bekerja.

"Kami habis cari makan dan rencananya mau ke Kabupaten Kasongan karena ada kerjaan, tapi pas lewat Jalan Soekarno tiba-tiba ada kucing menyeberang sehingga banting setir ke kanan dan masuk parit," ujar Satria.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kecelakaan ini menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar. Mobil Kijang milik Satria mengalami kerusakan yang cukup parah akibat benturan dan terperosok ke parit.

Sementara itu Kasatlantas Polresta Palangka Raya AKP Egidio Sumilat mengatakan Kecelakaan yang disebabkan oleh upaya menghindari hewan di jalan raya bukanlah hal yang baru. Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama saat berkendara di daerah yang rawan hewan melintas.

"Meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan kendaraan di area rawan menjadi langkah penting untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa mendatang," pungkasnya. (PATHUR/j)