BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengungkapkan masih banyaknya warga Palangka Raya yang tinggal di rumah tidak layak huni. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya, yang terus berupaya meningkatkan kualitas hidup warganya.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah kolaborasi dengan Polda Kalimantan Tengah dalam program bedah rumah. Program ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemko Palangka Raya di tengah masyarakat, memberikan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan tempat tinggal layak.
Kerja sama ini menunjukkan sinergitas positif antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menyelesaikan permasalahan sosial.
Achmad Zaini berharap program bedah rumah ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Palangka Raya secara menyeluruh.
"Melalui kegiatan ini saya berharap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kesehatan dan derajat masyarakat Palangka Raya bisa meningkat," ungkap Achmad Zaini, Rabu, 26 Februari 2025.
Rumah yang layak huni dianggap sebagai faktor penting dalam meningkatkan kualitas SDM. Tempat tinggal yang sehat dan nyaman dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental penghuninya.
Dengan kondisi tempat tinggal yang lebih baik, warga diharapkan dapat lebih produktif dan berkontribusi pada pembangunan daerah.
Program bedah rumah ini juga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Rumah yang layak huni umumnya lebih bersih dan terbebas dari penyakit. Kondisi ini akan mengurangi risiko penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan warga.
Pemko Palangka Raya berkomitmen untuk terus melanjutkan program bedah rumah ini. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polda Kalteng, akan terus ditingkatkan untuk memastikan lebih banyak warga Palangka Raya mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman.
"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Palangka Raya untuk mewujudkan Palangka Raya yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh warganya," pungkasnya. (PATHUR/j)









