BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan terus mendorong peran serta masyarakat dalam mengawasi dan mengelola sumber daya ikan serta organisme perairan lainnya.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan perikanan, mencegah eksploitasi berlebihan, serta memastikan aktivitas perikanan tetap terkendali demi keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan nelayan.
Kepala Dinas Perikanan Seruyan, Halidah, menjelaskan bahwa masyarakat, baik secara individu maupun kelompok, dapat turut serta dalam pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.
"Sistem Pengawasan Berbasis Masyarakat (SISWASMAS) menjadi pedoman bagi berbagai pihak untuk memastikan pemanfaatan sumber daya perikanan dapat berlangsung secara berkelanjutan," ujarnya, Rabu, 26 Februari 2025.
Di Kabupaten Seruyan, pengawasan ini diperkuat dengan terbentuknya Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang tersebar di sembilan kecamatan.
"Pokmaswas bertugas di lapangan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesadaran hukum melalui sosialisasi dan pelaksanaan prinsip 3M, yaitu Melihat, Mencatat, dan Melaporkan," tambahnya.
Dengan keterlibatan aktif Pokmaswas, diharapkan sumber daya ikan dan ekosistem perairan tetap terjaga, yang pada akhirnya akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan. (FAHRUL/j)









