BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pembangunan Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah, tidak akan berhasil jika hanya dilakukan segelintir orang atau beberapa pihak. Tidak ada yang namanya Superman (orang hebat), yang benar ada adalah Supertim (Tim Hebat). Falsafah gotong royong harus tetap dilestarikan untuk mewujudkan cita-cita daerah yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.
"Gotong royong ini filosofi sederhana tapi memiliki makna dan nilai luar biasa," kata Ketua DPRD Lamandau, H. Tommy Hermal Ibrahim kepada Borneonews, di Nanga Bulik, Rabu (28/9/2016).
Pernyataan ketua DPRD Lamandau tersebut juga disampakan pada saat dirinya memberika tanggapan ketika menghadiri evaluasi RPJMD 2013-2018 Pemkab Lamandau, belum lama ini. Dia memaparkan, dalam pembangunan daerah tidak akan berjalan mulus jika hanya dilakukan oleh pihak eksekutif tanpa didukung penuh legislatif yang memiliki peranan budgeting, pengawasan dan legislasi.
"Begitupun peranan Yudikatif, Ormas (Organisasi Masyarakat), masyarakat umum dan yang lainnya juga tidak dapat dikesampingkan. Karena semuanya memiliki tanggungjawab masing-masing sesuai peranannya," sebut dia.
Tommy menyebutkan, sebetulnya orang super atau orang hebat itu hanya merupakan diksi yang sering ditemui dalam dunia film dan cerita-cerita rakyat atau semacamnya. Karena faktanya, sambung Tommy, tidak ada yang namanya orang yang hebat, yang ada hanyalah tim yang hebat.
"Bagi saya, tidak ada yang namanya Superman (orang hebat), yang benar ada adalah Supertim (Tim Hebat). Artinya, pembangunan daerah Lamandau ini adalah hasil kinerja bersama," terangnya.
Lebih jauh lagi, Tommy menyatakan bahwa atas nama DPRD, pihaknya akan terus mendukung kinerja pihak eksekutif yang menjalankan program-program pro rakyat, disisi lain juga pihak DPRD sebagai penyambung lidah rakyat Lamandau juga akan berupaya terus memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Karenanya, DPRD bertekad untuk terus mendukung percepatan dan efektivitas pembangunan, hal ini dibuktikan dengan tepat waktunya pembahasan baik APBD maupun APBD-Perubahan di tiap tahunnya, tukas Tommy. (HENDI NURFALAH/N).








