PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Bank Tanah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Badan Bank Tanah di Palangka Raya, Kamis, 26 Februari 2025.

Langkah ini disinyalir sebagai salah satu upaya mendorong pengelolaan lahan secara bijaksana berkelanjutan dan transparan.

Deputi Bidang Perencanaan Strategis dan Pengadaan Tanah Badan Bank Tanah, Perdananto Aribowo menyampaikan tugas-tugas Bank Tanah merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah.

“Tiga tahun lebih bank tanah bertugas, untuk sisi perolehan tanah saat ini kami memperoleh tanah seluas 33.000 ha lebih tersebar di dua puluh satu provinsi dan tiga puluh sembilan kabupaten dan kota,” ungkap Perdananto.

Dia mengungkapkan dengan status hak pengolahan maka sesuai tugas di salah satu lokasi di tanah badan bank telah dikeluarkan untuk kepentingan statistik nasional.

Kepentingan tersebut  antara lain Bandara VVIV di Panajam Paser Utara dan juga untuk jalan bebas hambatan untuk instansi dan tentu untuk reforma agrarian. (HERMAWAN DP/R)