PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Lembang - Provinsi Kalimantan Tengah mencatatkan kinerja positif di sektor perbankan pada akhir Desember 2024. Dibandingkan dengan posisi Desember 2023, beberapa indikator utama menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Aset Bank Umum di provinsi tersebut mengalami kenaikan sebesar 11,78 persen year on year atau yoy, atau setara dengan Rp8,85 triliun. Hal ini membawa total aset dari Rp75,13 triliun menjadi Rp83,98 triliun," kata Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz dalam Media Gathering di Lembang, Jawa Timur, Rabu, 26 Februari 2025.

Selain itu, Dana Pihak Ketiga atau DPK yang dihimpun oleh Bank Umum juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup mengesankan. DPK tumbuh sebesar 7,66 persen yoy, atau sebesar Rp3,21 triliun, dari sebelumnya Rp42,02 triliun menjadi Rp45,23 triliun. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap perbankan di Kalimantan Tengah semakin kuat.

"Kredit atau pembiayaan yang disalurkan oleh Bank Umum di Kalimantan Tengah juga mengalami peningkatan. Total kredit meningkat sebesar 6,73 persen yoy, atau setara dengan Rp3,17 triliun, dari Rp47,03 triliun menjadi Rp50,20 triliun. Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan atau NPL tetap terjaga dengan baik di bawah 5 persen, yakni sebesar 1,61 persen," tutur Primandanu lagi.

Peningkatan kinerja perbankan di Kalimantan Tengah ini tidak hanya mencerminkan pertumbuhan ekonomi yang positif, tetapi juga stabilitas yang terus terjaga. Masyarakat dan pelaku usaha di provinsi ini semakin aktif dalam melakukan aktivitas keuangan, baik dalam bentuk tabungan maupun pinjaman.

"Dalam menghadapi tantangan ekonomi global, sektor perbankan di Kalimantan Tengah tetap menunjukkan resilien yang tinggi. Peningkatan aset, DPK, dan kredit ini menjadi bukti bahwa provinsi tersebut memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan stabil," katanya.

Secara keseluruhan, kinerja Bank Umum di Kalimantan Tengah pada akhir 2024 menunjukkan hasil yang sangat positif dan memberikan optimisme bagi perkembangan ekonomi daerah tersebut di masa mendatang. Dengan pertumbuhan yang berkelanjutan, Kalimantan Tengah diharapkan terus menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia. (TESTI PRISCILLA/j)