PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pelatihan keterampilan pembuatan amplang dan stik ikan di aula Kantor Kelurahan Kalampangan.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi MES Kalteng dengan Kelurahan Kalampangan dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Ketua Divisi II MES Kalteng, Sriyana, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan program kerja Departemen SDM, Edukasi dan Literasi MES Kalteng. Kerjasama juga terjalin dengan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kecamatan Sebangau.

Pelatihan dibimbing langsung oleh Yuliatma, pemilik Rumah Produksi Tampung Parei yang memproduksi olahan ikan khas Kalimantan Tengah.

"Kita hari ini menggelar pelatihan pembuatan amplang di Kelurahan Kalampangan, disambut antusias peserta," ujar Sriyana, Kamis, 27 Februari 2025.

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan kepada masyarakat, khususnya perempuan, agar dapat meningkatkan perekonomian keluarga.

Ketua MES Kalteng, Norhani, dalam arahannya berharap pelatihan ini dapat menghidupkan koperasi desa dan menjadi langkah awal pemberdayaan masyarakat.

"Ini lah langkah awal untuk mencapai tujuan pemberdayaan masyarakat dan membantu meningkatkan ekonomi keluarga," tegasnya.

Lurah Kalampangan, Yunita Martina menyambut positif kegiatan ini sebagai langkah awal yang baik dalam memberdayakan perempuan dan meningkatkan perekonomian desa.

"Kami ucapkan pula terima kasih yang tak terhingga kepada MES Kalteng yang langsung turun tangan dalam pemberdayaan wanita pada kelurahan kalampangan," ucapnya.

Para peserta pelatihan dibimbing secara intensif, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, proses pembuatan yang higienis, pengemasan (packing), menjaga ketahanan produk, hingga strategi pemasaran.

Salah satu peserta mengaku antusias karena dapat langsung mempraktikkan ilmu yang didapat dan terinspirasi untuk mengolah sumber daya alam lokal lainnya seperti jagung dan buah naga.

"Semoga pelatihan ini memberikan keterampilan bagi masyarakat Kalampangan dan bisa jadi bekal untuk menjadi pelaku UMKM rumahan," pungkasnya. (PATHUR/j)