PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Jelang bulan suci Ramadan 1446 H, Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah (Kanwil Kalteng) memastikan ketersediaan pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman.

Stok beras di gudang Bulog Kanwil Kalteng di Tjilik Riwut Kilometer 3 dan Kilometer 7, Palangka Raya, mencapai 2000 ton. Jumlah ini dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan ke depan.

Asisten Manager Perum Bulog Kanwil Kalteng, Fetrus Rholan, menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan beras selama Ramadan.

Ia menekankan bahwa stok beras yang melimpah, ditambah dengan musim panen raya di beberapa kabupaten seperti Kapuas, Pulang Pisau, Katingan, dan Kotawaringin Timur yang berlangsung dari Februari hingga April, menjamin ketersediaan beras di pasaran. Puncak panen raya diperkirakan terjadi pada bulan Maret.

Untuk menjaga stabilitas harga beras, Bulog Kalteng berencana menggelar pasar murah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kegiatan pasar murah ini merupakan upaya untuk memastikan harga beras tetap terjangkau bagi masyarakat, sebelumnya, pasar murah serupa telah dilaksanakan di Kelurahan Pahandut.

"Saat ini, Bulog Kalteng tengah memetakan lokasi-lokasi selanjutnya untuk menggelar operasi pasar murah," katanya, Kamis, 27 Februari 2025.

Fetrus Rholan menambahkan bahwa harga beras di pasaran saat ini cenderung stabil, bahkan mengalami penurunan. Penurunan harga ini terutama terlihat pada beras merek Pangkoh dan beberapa merek lainnya.

Kondisi ini semakin memperkuat keyakinan Bulog akan ketersediaan dan stabilitas harga beras selama Ramadan.

Bulog Kalteng menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian beras secara berlebihan. Langkah ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penimbunan dan memastikan distribusi beras tetap lancar. Ketersediaan pangan yang aman dan harga yang terkendali menjadi prioritas Bulog selama bulan Ramadan.

"Dengan ketersediaan stok yang cukup dan upaya-upaya yang dilakukan oleh Bulog Kalteng, diharapkan masyarakat Kalimantan Tengah dapat menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan tenang dan nyaman tanpa khawatir akan kebutuhan beras," pungkasnya. (PATHUR/j)