BORNEONEWS, Sampit – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Timur (Kotim) menyebut gudang logistik Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 yang berlokasi di futsal indoor Stadion 29 November Sampit masih belum bisa dikosongkan.
Ketua KPU Kotim Muhammad Rifqi mengatakan, logistik yang masih tersimpan di gudang tersebut merupakan arsip dan dokumen milik negara yang tidak bisa serta-merta dimusnahkan. Ada prosedur yang harus diikuti terkait pengelolaan logistik pasca pemilihan.
"Barang-barang ini adalah dokumen negara yang harus tetap dijaga dan dirawat kondisinya. Pemusnahan atau penghapusan hanya bisa dilakukan setelah ada perintah resmi dari KPU RI. Untuk itu, kami melakukan pendataan dan pengarsipan dengan baik sambil menunggu keputusan lebih lanjut," kata Rifqi, Kamis, 27 Februari 2025.
Rifqi menambahkan, pihaknya masih menunggu instruksi dari KPU RI terkait proses penghapusan atau pelelangan logistik tersebut. Hingga saat ini, jadwal pelelangan masih belum ditentukan.
"Kami belum tahu kapan logistik ini akan dilelang atau dihapuskan. Sementara itu, kami tetap menjaga dan mengadministrasikannya dengan baik," tambahnya.
--page
Gudang logistik KPU Kotim yang digunakan saat ini berstatus pinjam pakai dari pemerintah daerah di fasilitas futsal indoor Stadion 29 November Sampit. Masa pemakaian gudang tersebut sejak Desember 2023 dan akan berakhir Desember 2025.
Jika hingga waktu tersebut logistik belum bisa dilelang atau dihapuskan, KPU Kotim akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memperpanjang masa pemakaian atau mencari solusi lainnya.
"Kami berharap ada kebijaksanaan dari pemerintah daerah, mengingat KPU Kotim juga belum memiliki tempat penyimpanan lain untuk logistik ini," ujarnya.
Saat ini, gudang tersebut masih menyimpan logistik Pilkada 2024 dan sebagian logistik untuk Pemilu 2024. KPU Kotim berkomitmen menjaga dan merawat dokumen negara tersebut sesuai prosedur hingga ada keputusan lebih lanjut.
Di sisi lain, Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Kotawaringin Timur (Kotim) berharap pemerintah daerah segera mengosongkan Gedung Futsal Indoor Stadion 29 Nopember Sampit agar dapat difungsikan kembali untuk pengembangan atlet futsal daerah ini.
Gedung tersebut sebelumnya menjadi tempat latihan utama bagi para atlet futsal di Kotim. Namun sejak Desember 2023 dialih fungsi menjadi gudang logistik KPU setempat.
"Kami berharap secepatnya proses GOR itu difungsikan kembali menjadi lapangan futsal. Dengan begitu, gedung ini bisa digunakan untuk berbagai event" kata Sekretaris AFK Kotim Adi Wahyudi, beberapa waktu lalu. (DEWI PATMALASARI/Y)









