KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Stres adalah bagian dari kehidupan yang tidak bisa dihindari, tetapi perlu dikelola dengan baik agar tidak berdampak buruk pada kesehatan mental dan fisik. 

Dalam edukasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Erny Indrawati melalui siaran di RSPD Kapuas, ia menjelaskan bahwa ada dua jenis stres utama, yaitu stres akut dan stres kronis.

Stres akut terjadi dalam waktu singkat dan biasanya dipicu oleh situasi mendesak, seperti kemacetan lalu lintas atau menghadapi ujian mendadak. 

Meskipun bisa menegangkan, stres jenis ini cenderung mudah diatasi dan tidak menimbulkan dampak jangka panjang. 

Sebaliknya, stres kronis berlangsung lebih lama dan sering kali diabaikan, seperti masalah keuangan, konflik rumah tangga, atau tekanan kerja yang terus-menerus. 

"Jika tidak dikelola dengan baik, stres kronis dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gangguan tidur, atau bahkan depresi," katanya, Jumat, 28 Februari 2025.

Beberapa faktor penyebab stres juga berbeda tergantung pada kelompok usia. Anak-anak bisa mengalami stres akibat perubahan lingkungan, seperti pindah sekolah atau tekanan akademik. 

Pada orang dewasa, stres lebih sering dipicu oleh beban kerja, masalah ekonomi, atau kehilangan orang terdekat. Lingkungan yang tidak aman, seperti tinggal di daerah rawan konflik atau bencana, juga dapat menjadi faktor pemicu stres yang serius.

Mengetahui jenis dan penyebab stres sangat penting agar seseorang dapat mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya. 

"Jika sumber stres bisa dikenali lebih awal, maka solusinya pun bisa lebih mudah ditemukan sebelum stres berkembang menjadi masalah yang lebih besar," ujarnya. (DODI/j)