KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kuala Kapuas terus berinovasi dalam memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). 

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah membudidayakan tanaman pokcoy di area dalam Rutan. 

Program ini sejalan dengan akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui keterlibatan warga binaan.  

Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan bercocok tanam kepada warga binaan serta menciptakan lingkungan yang lebih produktif di dalam rutan.

"Kami ingin membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat, sehingga ketika bebas nanti, mereka bisa mengaplikasikan ilmu ini untuk kehidupan yang lebih baik," ujarnya, Jumat, 28 Februari 2025.

Budidaya pokcoy ini dilakukan di lahan yang telah disiapkan di dalam rutan, dengan metode pertanian sederhana namun efektif. 

Para warga binaan diberikan pelatihan mulai dari penyemaian benih, perawatan, hingga panen.

Program ini menjadi sarana pembinaan yang positif bagi para warga binaan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka dapat mengembangkan keterampilan yang berguna serta memiliki peluang usaha ketika kembali ke tengah masyarakat. (DODI/j)