KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebanyak 37 pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Kapuas telah mengikuti pelatihan ground check Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang digelar oleh Dinas Sosial Kapuas bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kapuas. 

Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Sosial Kapuas pada Jumat, 28 Februari 2025 sebagai upaya meningkatkan akurasi data sosial ekonomi masyarakat.

Pelatihan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Kapuas, Fitrayanto Suriadinata, yang mewakili Kepala Dinas Sosial Kapuas, Yanmarto.

Ia didampingi oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Jevi Era. Dalam sambutannya, Fitrayanto menekankan pentingnya peran pendamping PKH dalam memastikan validitas data penerima manfaat.

Instruktur dari BPS Kabupaten Kapuas memberikan materi mengenai konsep dan mekanisme ground check DTSEN, teknik wawancara, serta penggunaan aplikasi dalam pengumpulan data. 

"Para peserta juga diberi kesempatan berdiskusi dan bertanya terkait kendala di lapangan," katanya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para pendamping PKH dapat lebih kompeten dalam melakukan verifikasi dan validasi data DTSEN.

"Sehingga program perlindungan sosial di Kabupaten Kapuas dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran," pungkasnya. (DODI/j)