TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Atlet biliar Kabupaten Barito Timur kembali menunjukkan kiprahnya di ajang kompetisi tingkat provinsi dengan menorehkan prestasi gemilang dalam turnamen biliar yang digelar di Kota Palangka Raya pada Kamis, 27 Februari 2025.

Ketua POBSI Kabupaten Barito Timur, Hendroyono, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan kompetisi kategori ganda yang diikuti oleh pebiliar terbaik dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.

"Pasangan atlet biliar Barito Timur, Evatrianus dan Triawan, berhasil keluar sebagai juara pertama setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit. Mereka sukses menundukkan pasangan Dayat dan Bintang dari Daily Palangka Raya, yang akhirnya harus puas menempati posisi kedua," tutur Hendroyono di Tamiang Layang, Jumat, 28 Februari 2025.

Sementara itu, posisi juara ketiga bersama diraih oleh dua pasangan dari Palangka Raya, yakni Jere-Wili serta Obe-Sepri.

Turnamen ini menjadi ajang pertama yang menggunakan meja biliar Xing Jue Kwikfire terbaru di Kalimantan Tengah dengan sistem pertandingan double tournament HC3 & HC3B. 

--page

Para pemenang, lanjut Hendroyono, tidak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga memperoleh hadiah uang pembinaan. Juara pertama menerima Rp7 juta beserta trofi, juara kedua mendapat Rp3 juta beserta trofi, sementara juara ketiga bersama masing-masing mendapatkan Rp1 juta beserta trofi.

Dalam menghadapi turnamen ini, POBSI Barito Timur telah mempersiapkan atletnya selama dua bulan terakhir melalui latihan intensif yang dilakukan hampir setiap hari. Dari dua pasang atlet yang dikirim, yakni Evatrianus/Triawan dan Leo Juana/Carel Oscar, hanya Evatrianus dan Triawan yang berhasil melaju hingga babak final. Sementara itu, Leo Juana dan Carel Oscar harus puas terhenti di peringkat 16 besar setelah dikalahkan oleh pasangan Yobi dan Ely dari Palangka Raya.

"Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan atlet," kata Hendroyono.

Ia menegaskan bahwa POBSI Barito Timur akan lebih giat mengirimkan atlet untuk mengikuti turnamen tingkat provinsi guna memperkuat mental bertanding sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026. 

Selain itu, POBSI juga berencana mengadakan turnamen biliar tingkat kabupaten guna menjaring bibit-bibit atlet muda berbakat yang dapat dibina secara berkelanjutan.

“Kami ingin mengembalikan kejayaan biliar Barito Timur seperti 10 hingga 15 tahun yang lalu. Oleh karena itu, pembinaan dan latihan akan terus kami tingkatkan agar atlet-atlet kita mampu bersaing, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi juga di tingkat nasional,” ujar Hendroyono. 

--page

Ia menambahkan bahwa latihan para atlet saat ini dipusatkan di rumah biliar di kawasan Teluk Dalam, di Cafe 179 Tamiang Layang, sejak Desember 2024.

Hendroyono juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan biliar di Barito Timur, terutama pemerintah daerah melalui KONI Kabupaten Barito Timur. 

Ia berharap dukungan ini dapat terus berlanjut untuk mendukung pembinaan atlet biliar ke depan. Selain itu, POBSI Barito Timur juga siap mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB) tahun 2025 dengan mengajukan biliar sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. 

"Saat ini, kami sedang mempersiapkan venue pertandingan biliar secara mandiri di Tamiang Layang sebagai bagian dari persiapan menuju ajang tersebut," ungkap Hendroyono. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)