SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengapresiasi terhadap geliat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Karena keberadaan UMKM dinilai mampu mendorong perekonomian di wilayah tersebut. 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim, Fakhrujiansyah, mengungkapkan rasa kekagumannya terhadap semangat para pelaku UMKM, khususnya dengan beroperasinya berbagai tempat usaha yang mampu menampung banyak UMKM sekaligus menyediakan suasana yang kondusif untuk perkembangan bisnis mereka. 

"Kami berharap dengan kondisi ini akan mendorong kemajuan UMKM dan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat Kotim," katanya, Sabtu, 2 Maret 2025.

Ia mengungkapkan pertumbuhan sektor UMKM di Kotim memang signifikan, terutama di bidang kuliner yang semakin diminati.  Hal ini dinilai akan memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah. 

Lebih lanjut, Fakhrujiansyah menjelaskan ada pembagian tanggung jawab pembinaan UMKM. Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten Kotim bertanggung jawab membina pelaku usaha mikro 

"Pemerintah pemprov menangani usaha kecil, sementara pemerintah pusat menangani usaha menengah. Dan sekarang telah ada lebih dari 46.000 pelaku UMKM di Kotim, sebagian besar merupakan usaha mikro," ucapnya. 

Jumlah tersebut menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan UMKM yang pesat. Ia mengakui sejauh ini UMKM tersebut  telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan perekonomian masyarakat secara umum.  

"Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar UMKM Kotim untuk terus berkembang dan berkontribusi lebih besar lagi di masa mendatang," pungkasnya. (DEVIANA/j)