BORNOENEWS, Sampit - Pemerintah Pusat dan daerah terus menunjukkan komitmennya terhadap perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Salah satu bentuk komitmennya adalah dengan memberikan bantuan modal kepada sejumlah pelau UMKM pada tahun 2024.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim, Fakhrujiansyah, menyatakan bahwa bantuan modal tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap UMKM sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.
"Bantuan berupa modal diberikan kepada pelaku UMKM sebagai bentuk perhatian pemerintah. Mereka adalah penggerak perekonomian di daerah kita," ungkap Fakhrujiansyah pada Sabtu, 1 Maret 2025.
Meskipun bantuan pemerintah masih terbatas, Fakhrujiansyah menekankan pentingnya kemandirian sektor UMKM agar mampu bertahan dan berkembang secara mandiri. Pemerintah mendorong UMKM untuk menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Kotim.
"UMKM diharapkan menjadi penggerak perekonomian masyarakat Kotim. Kunci utamanya adalah produk yang berkualitas, harga terjangkau, dan rasa yang enak sehingga diminati dan menjadi pilihan utama, baik oleh masyarakat maupun instansi pemerintah," jelasnya.
Dengan demikian, bantuan modal yang diberikan diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pelaku UMKM Kotim untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saingnya di pasar.
"Pemerintah pun akan terus berupaya mendukung perkembangan UMKM melalui berbagai program dan kebijakan yang tepat sasaran," pungkasnya. (DEVIANA/j)









