SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Gebyar Ramadan 2025 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berlangsung meriah dengan partisipasi ratusan pedagang dan pelaku UMKM. Acara yang digelar selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 Maret 2025, ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti Pasar Ramadan, Bazar Swalayan UMKM, dan Bazar Kue Tradisional.

"Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah kepada pelaku usaha, khususnya di bidang kuliner,” kata Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim, Fahrujiansyah, Sabtu, 1 Maret 2025.

Pasar Ramadan kali ini diisi oleh sekitar 186 pedagang dengan 55 tenda yang berlokasi di depan Taman Kota, Jalan S. Parman. Selain itu, sekitar 60 tenda lainnya berdiri di Jalan Yos Sudarso, menghadirkan beragam kuliner tradisional dan jajanan khas Ramadan.

Acara ini juga didukung oleh berbagai sponsor dan diikuti oleh para pemuda Kotim yang turut memeriahkan kegiatan.

Menurut Fahrujiansyah, peran pemuda dalam acara ini sangat penting untuk mengarahkan mereka ke kegiatan positif, sekaligus menjauhkan dari aktivitas yang meresahkan masyarakat seperti balapan liar dan penyalahgunaan narkoba.

--page

“Melalui gebyar Ramadan ini kami berharap dapat meningkatkan omzet para pelaku UMKM, mendorong minat masyarakat untuk mendukung produk lokal, serta melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal Kotim,” tambahnya.

Pihaknya juga mengimbau agar kuliner yang disajikan dalam acara ini terjamin kesehatannya dan bebas dari bahan berbahaya, demi menjaga keamanan dan kualitas makanan yang dikonsumsi masyarakat. (DEWI PATMALASARI/Y)