SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Gebyar Ramadan 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM dan pelestarian kue tradisional. 

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, Pemkab Kotim menyelenggarakan Gebyar Ramadan sebagai upaya melestarikan kue-kue tradisional yang biasanya hanya ada saat Ramadan. Gebyar Ramadan ini demiriahkan Pasar Ramadan, Bazar Swalayan UMKM, dan Bazar Kue Tradisional,” ujar Wakil Bupati Kotim Irawati saat membuka Gebyar Ramadan, Sabtu, 1 Maret 2025.

Kegiatan tersebut digelar di Jalan S Parman depan Taman Kota Sampit, Jalan Yos Sudarso dan Swalayan UMKM akan berlangsung pada 1-30 Maret 2025.

Melalui acara ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati suasana Ramadan dengan lebih meriah sekaligus menjaga dan melestarikan kuliner tradisional sebagai bagian dari budaya dan kearifan lokal Kotim.

Lanjutnya, aspek kesehatan dan kebersihan makanan juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini. Irawati menegaskan agar semua makanan yang disajikan dijamin higienis, sehat, dan bebas dari bahan berbahaya, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

--page

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi semua pihak yang berkontribusi dalam menyukseskan acara ini, mulai dari panitia, peserta, sponsor, hingga masyarakat yang telah turut serta dalam keberhasilan acara ini,” tambahnya.

Gebyar Ramadan 2025 ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga sarana memperkenalkan kekayaan kuliner tradisional kepada generasi muda dan masyarakat luas. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan produk-produk UMKM semakin dikenal dan diminati. (DEWI PATMALASARI/Y)